Wisata Rumah Pohon




Wisata Rumah Pohon mengajak seluruh anggota keluarga untuk beraktifitas luar ruang untuk berkesempatan mendapatkan banyak keuntungan seperti meningkatkan keberanian, ketangkasan, stamina, kreatifitas, skill bersosialisasi antar manusia, menghirup udara segar, dan mendapatkan vitamin alami untuk kulit dari sinar matahari pagi. Permainan-permainan luar ruang yang disedikan memiliki beberapa tujuan antara lain: melatih kesabaran dan konsentrasi, melatih jiwa kepemimpinan dan kerjasama tim, meningkatkan keberanian dan ketangkasan individu, dan yang tidak kalah pentingnya adalah sebagai sarana untuk tertawa untuk seluruh anggota keluarga dimana “tertawa itu sehat”

Source

Balihai Resort & Spa




Ideally situated on three hectares of beautiful tropical gardens along 400 meters of white-sand beach in Tuban, Balihai Resort & Spa offers 200 luxurious guest rooms, Balihai Suites and Villas with private pool. All units have individually controlled air-conditioning, private balcony or terrace, IDD telephone, refrigerator, hair-dryer and satellite television. Deluxe Rooms have exotic Balinese-style-bathrooms. The resort's atmosphere is very friendly, relaxed, open and truely Balinese.

Source

Candi Prambanan



Reputated as the biggest and most beautiful Hindhus Temple in Indonesia, and locally known as Roro Jonggrang. Excursion to Prambanan temple complex-the most beautiful Hindu temple then proceed to Solo visit to the Mangkunegaran's Palace, Triwindhu flea-market. Continued drive on to Sukuh temple located on slope of Mount Lawu and surrounded by beautiful sceneries. Also visit to Cetoh temple.

Yogyakarta is the most popular tourist destination on Java. Famous for its rich heritage, cultural performances such as gamelan music, classical dance, shadow puppet shows, can be enjoyed daily.

It is also a good base for day trips to 2 of the world's most impressive archeological sites - Borobudur & Prambanan Temple complexes. Yogyakarta also has excellent budget food & accommodation options and has been a travelers favorite for many years.

Source

Cicatih River



Source

Dunia Fantasi




Dunia Fantasi adalah Disneyland-nya Indonesia. Memiliki aneka wahana yang menarik—mulai dari roller coaster yang mendebarkan, ferris wheel yang memungkinkan Anda melihat suasana Ancol dari atas, juga merry-go-round yang akan menjadi favorit anak Anda. Cocok untuk tempat liburan sekeluarga.

Source

Saung Juragan - Cibitung




Saat bersantap di saung Juragan, terasa seperti juragan. pelayananan yang prima dengan keramahtamahan dari para para pelayannya menjadikan pengunjung laksana raja. Menyajikan makanan khas sunda dan arabian food (weekend).

Source

Timezone - Citos


Pantai Trikora - Bintan



Pantai ini merupakan salah satu objek wisata bahari ± 45 Km dari kota Tanjungpinang. Dapat dicapai dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, karena jalannya beraspal mulus. Pesona Pantai Trikora yang amat menarik adalah pemandangan dengan latar air laut bening bagai kaca. Berbagai jenis tumbuhan laut dan ikan bisa dilihat dari permukaan air. Pantainya yang putih melandai serta berkelok melengkung dengan tanjung yang dipenuhi oleh pohon nyiur yang senantiasa melambai. Pantai Trikora penuh bersahabat dengan ketenangan air lautnya karena ombak tertahan tebing karang dan batu-batu besar. Di beberapa lokasi telah tersedia akomodasi (cottage) yang nyaman dengan restoran dan fasilitas olahraga seperti kolam renang dan lapangan tenis.

Source

Pantai Kalicaa - Banten



Masih satu kawasan dengan pantai tanjung lesung, terdapat pantai kalicaa yang menjanjikan suasana berbeda. Menuju kalicaa sebaiknya menggunakan sepeda yang banyak disewakan. Lokasinya lumayan jauh jika ditempuh dengan berjalan kaki, sekitar 1.5 kilo meter dari tanjung lesung. Jalanannya masih berbatu-batu dan banyak lubang sehingga harus berhati-hati menyusuri jalanan ini. Dengan bersepeda, Anda bisa menyusuri jalan sambil menikmati hutan bakau dan melihat aneka satwa liar. Beragam jenis burung, kupu-kupu dan biawak sering terlintas disepanjang jalan menuju pantai kalicaa.

Lelah menyusuri jalan rasanya tertebus setelah sampai ke pantai kalicaa. Pasir putih, pantai landai dan birunya air laut seolah menyambut kedatangan. Tidak ada kegiatan lain yang lebih menarik di pantai ini selain berenang. Pantai kalicca memang masih alami, tidak ada bangunan hotel atau restoran. Pengunjungpun tidak terlalu banyak, hannya deburan ombak yang memecah keheningan dan sesekali perahu nelayan terlihat melintas dikejauhan. Suasana romantis akan semakin nyata ketika sore menjelang, semburat keemasan sinar matahari seperti lukisan alam. Memantul membentuk siluet ketika matahari mulai tenggelam.

Source

Pantara Island



The popularity of thousand island or Pulau Seribu as a recreation place has been introduced during Dutch Colonization around 18th century, and even a story about the Parahyangan said that the king visited the port of Sunda Kelapa and Nusa Sewu. It was possible that Nusa Sewu was the name of Pulau Seribu. When Indonesia got independence the first president of Indonesia also used Pulau Ayer as the recreation during week end.

Pantara Barat Island Has 34 cottages, a lobby, a convention hall with the width of 180 square meters, air conditioning, a Japanese restaurant, a teppanyaki restaurant, fresh water swimming pool, and a scuba diving shop. Pantara Timur Island Has 56 cottages, a front office and a lobby, a continental, Indonesian and Chinese food restaurant by the ocean side, a snack counter, souvenir shop, disco, 4 tennis courts, and a marine sports rental shop. Pantara island Resort offers facilities for relaxing moment with delightfull cuisines, scuba diving, white sand beach, spacious cottages. The island can be reached in 2 hours from Marina Ancol, Jakarta Bay a berthing place of various boat and speed boat belong to the resort.

Source

Penyengat Island


Penyengat Island, 6 kilometers away from Tanjung Pinang, can be reached in 15 minutes by sampan boat. The seat of the powerful Bugis descended viceroys of Riau during the 18th century; Penyengat still bears the traces of its illustrious past. Ruins, abandoned for almost 70 years, were recently resorted. The oldest ruler's palace and royal tombs, among them the grave of the book respected Sultan Haji, author of the first Malay language grammar book among the legacies left by the Riau sultanate. A newly built cultural center for stage performances of Malay music and dances can be found.

Source

Kampung Sumber Alam



Pada mulanya milik keluarga besar dr. H Maskawan Mustofa. melihat sumber daya air panas yang melimpah ruah di Cipanas serta didorong oleh keinginan untuk berpartisipasi menyehatkan masyarakat, beliau kemudian mendirikan sebuah klinik fisioterapi. seiring dengan perkembangan waktu, berkembang pula fungsi klinik ini menjadi tempat periistirahatan bagi mereka yang berobat yang berasal dari luar kota. tanpa didasari pengetahuan pariwisata, beliau akhirnya menambah sarana kliniknya berupa beberapa buah kamar.

Ukun (Rahmat Syukur Maskawan) yang anak bungsu dari 12 bersaudara putra putri dr. H. Maskawan mustofa ini, menggabungkan keinginan ayahnya itu dengan dunia pariwisata. Dengan berbekal ilmu yang diperolehnya di Nasional Hotel Institut Bandung, di tahun 1975-1980 dan pengalaman di Holland American Cruises (2 tahun), ia bersama saudara-saudaranya meneruskan pembangunan penginapan yang telah dirintis ayahnya itu. pada permulaan di tahun 1981, Kampung Sumber Alam (dulu bernama " Hotel Sumber Alam Village") masih memiliki 18 buah kamar ukun memulainya dengan membenahi sumber daya manusia yang dimilikinya sehingga terbentuk sebuah tim kerja yang solid.

Ditahun 1984 dengan 18 buah kamar (10 kamar dan 8 bungalow) yang dimiliki, aktifitas di hotel ini meningkat pesat, sehingga Ukun merasa perlu untuk merekrut manajer yang profesional. seorang temannya yang sudah lama berkecimpung di PHRI dan berpengalaman kerja di Jerman ia meminta untuk menjadi manajer. pasca pembangunan kafetaria di tahun 1987 usaha jasa akomodasi telah berkembang menjadi 21 buah kamar (10 kamar dan 11 bungalow) serta rumah makan dan mengalami peningkatan yang cukup bagus dengan tingkat hunian kamar mencapai di atas 80%.


Source

Museum Mulawarman - Tenggarong



Salah satu obyek wisata bersejarah di kota Tenggarong yang saat ini masih menjadi primadona pariwisata Kutai Kartanegara adalah Museum Mulawarman. Setiap hari libur, bekas keraton atau istana Kesultanan Kutai Kartanegara ini tak pernah sepi dari kunjungan para wisatawan lokal maupun mancanegara.

Bangunannya yang megah dan didominasi warna putih menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan untuk selalu menyempatkan diri berpose didepan keraton yang dirancang dengan gaya arsitektur kolonial ini. Bangunan ini sendiri dirancang oleh Estourgie dari Hollandsche Beton Maatschappij (HBM) yang dibangun pada tahun 1936 tepat pada masa pemerintahan Sultan Adji Mohamad Parikesit.

Begitu memasuki ruang pertama Museum, kita dapat melihat benda-benda bersejarah peninggalan Kesultanan Kutai Kartanegara seperti singgasana Sultan Kutai yang diapit dua arca Lembu Swana, sementara di latar belakangnya terdapat dua mozaik gambar Sultan Kutai Kartanegara ke-17 AM Soelaiman dan Sultan Kutai Kartanegara ke-18 AM Alimoeddin. Selain itu ada pula lukisan Sultan AM Parikesit, payung kebesaran Kesultanan serta tiga buah patung perunggu dari Eropa.

Masih banyak lagi koleksi benda-benda peninggalan Kesultanan Kutai Kartanegara yang dapat dilihat melalui Museum Mulawarman, misalnya lemari kristal yang didalamnya tersusun rapi seperangkat alat upacara Pangkon Perak, perhiasan, keris dan tombak, kursi santai yang biasa digunakan Sultan untuk beristirahat, ada pula rehal atau alas kitab suci Al Qur'an dan kursi yang terbuat dari tanduk rusa Siberia dan tanduk rusa lokal yang biasa digunakan keluarga Sultan untuk mengaji.

Memasuki bagian dalam Museum, koleksi yang disajikan makin beragam. Ada benda-benda arkeologi berupa prasasti dan arca-arca peninggalan kerajaan Hindu tertua di Indonesia yakni Kerajaan Kutai Martadipura yang terkenal dengan rajanya Mulawarman. Selain itu, ada pula koleksi hasil tenunan dari suku Dayak Benuaq yang dikenal dengan nama ulap doyo lengkap dengan alat tenun tradisionalnya. Ada pula koleksi ukiran-ukiran khas dari suku Dayak Kenyah, Benuaq, Busang, Modang, Punan dan etnis Dayak lainnya.

Sementara pada ruang bagian belakang, kita dapat menyaksikan minirama mengenai lahirnya Aji Batara Agung Dewa Sakti yang kemudian menjadi raja Kutai Kartanegara pertama, lahirnya Puteri Karang Melenu yang kemudian menjadi permaisuri raja Kutai Kartanegara pertama, ada pula minirama pertambangan batubara, industri kayu, tanaman khas Kalimantan, Pesut Mahakam dan masih banyak lagi.

Selain itu, terdapat pula koleksi uang kuno yang pernah beredar pada masa pemerintahan Hindia Belanda, Jepang hingga Indonesia merdeka. Sebelum keluar dari Museum Mulawarman, pengunjung terlebih dahulu melewati ruang bawah tanah yang menyajikan koleksi ratusan keramik kuno buatan Cina, Thailand, Vietnam, Jepang, Eropa dan masih banyak lagi.

Sajian koleksi Museum Mulawarman ditutup dengan benda-benda koleksi nusantara seperti pakaian adat tiap provinsi di Indonesia, miniatur candi Borobudur dan Prambanan, tenunan dari daerah Sumatera, senjata tradisional serta alat musik tradisional.

Begitu keluar dari Museum Mulawarman, pandangan kita akan tertuju pada sebuah bangunan kayu yang tak lain adalah kompleks makam Sultan dan para kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara. Disinilah dapat dijumpai makam pendiri kota Tenggarong Aji Imbut gelar Sultan AM Muslihuddin, makam Sultan AM Sulaiman dan Sultan AM Parikesit.

Bagi pengunjung yang ingin melepas lelah, di kompleks Museum Mulawarman juga terdapat warung-warung yang menyajikan aneka makanan dan minuman. Tak hanya itu, kios-kios cenderamata juga tersedia bagi para wisatawan yang ingin membawa pulang kenang-kenangan khas Kalimantan Timur.


Source

Canopy Bridge - Bukit Bangkirai




Bukit Bangkirai adalah kawasan wisata alam yang dikelola PT. Inhutani I Unit I Balikpapan. Kawasan wisata ini terletak di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Bukit Bangkirai dapat ditempuh melalui perjalanan darat selama 1,5 jam dari Kota Balikpapan.

Wisata ini menawarkan pesona hutan hujan tropis yang masih alami, yang dilengkatp dengan sarana dan prasarana wisata seperti restoran, lamin untuk pertemuan, kolam renang, serta cottage maupun jungle cabin. Di kawasan ini terdapat canopy bridge (jembatan tajuk) sepanjang 64 m yang digantung menghubungkan 5 pohon Bangkirai di ketinggian 30 m. Jembatan tajuk ini merupakan yang pertama di Indonesia, kedua di Asia dan yang kedelapan di dunia. Konstruksinya dibuat di Amerika Serikat.


Source

Kampung Daun Resto



"Selamat datang di kampung kami, Kampung Daun!", itulah sapaan yang akan kita terima ketika memasuki areal Kampung Daun, sapaan yang menjadi salah satu ciri khas Restoran Kampung Daun dan menambah suasana pedesan terasa semakin kental.

Dengan konsep pedesaan yang disuguhkan sang pengelola, Kampung Daun berhasil memikat para pengunjung yang semakin banyak berdatangan. Tempat makan yang berada di kawasan obyek wisata Cihideng, Bandung Utara ini lokasinya ada di 4,7 KM dari mulut Jl. Sersan Bajuri. Bagi para wisatawan yang ingin mencoba makan makanan dalam suasana pedesaan, wajib datang ke sini.

Kampung Daun memiliki keunikan tersendiri dengan konsep tradisional, namun tetap terkesan mewah dan elegan yang sudah bisa kita rasakan ketika pertama kali masuk areal restoran ini. Tempat makan berupa saung-saung, dilengkapi air terjun dan jembatan yang berada di dalamnya membuat para pengunjung seperti benar-benar berada di kampung halaman sendiri, suatu hal yang sudah jarang dapat dirasakan oleh penduduk perkotaan.

Di areal Kampung Daun juga terdapat tebing batu yang alami dan cadas gantung atau tebing batu yang menjulang. Di tempat makan yang satu ini, para pengunjung juga dapat menemukan berbagai pedagang keliling yang menjual gulali, harum manis, kue Ape', yang merupakan jajanan khas kota Bandung. Pengunjung biasa disuguhi oleh hiburan-hiburan asli setempat, seperti pengamen yang bermain harpa dan kecapi dengan jari mereka yang lentur dan berkeliling dari saung ke saung.

Tempat yang alami, indah dan jauh dari hiruk pikuk kota telah membuat sang pegelola Kampung Daun terinspirasi membuat saung sederhana untuk tempat makan dan melepas penat. Awalnya, tahun 1999 hanya dibangun empat buah saung dengan surabi dan poffertjes sebagai makanan yang disajikan. Seiring berjalannya waktu, saung demi saung pun bertambah banyak. Kini, Kampung Daun memiliki 29 saung kecil, 4 saung besar dengan kapasitas 30-50 orang.

Bumi Cai (rumah di atas air), RB (rumah besar), Curug 2AB (curug A dan curug B, yang view-nya langsung ke arah air terjun), Balai Ageung (pendopo yang letaknya paling atas) dengan kapasitas 200-300 orang. Joglo Balai Ageung ini didapat dari Solo, dan diperkirakan sudah berumur 300 tahun. Ada 4 soko guru (tiang utama) dan tiap tiang memiliki koin VOC abad 17 sebagai aksesoris.

Bagi yang mau datang ke sini, disarankan untuk reserve tempat jauh-jauh hari sebelumnya, dikarenakan Kampung Daun sering dipenuhi pengunjung. Selain tempatnya yang asyik, makanannya juga lezat. Dengan harga Rp. 11.000,- s/d Rp. 85.000,- kita sudah bisa mencoba segala jenis makanan, khususnya khas Indonesia. Selamat mencoba!!


Source

Hotel Aryaduta Pekanbaru




Aryaduta Hotel in Pekanbaru provides ample rooms to the guests of various types which provides ultimate comfort and leisure. The room types in the hotel are Superior, Deluxe, Deluxe Suite and Business Executive Suite. The Room Facilities at Aryaduta Hotel in Pekanbaru include telephone with international direct dialing facility, television, mini bar, tea and coffee making facility and air conditioner among others.

The Location of Aryaduta Hotel in Pekanbaru set in the heart of the city makes it very convenient for the guests to reach this hotel without hassles. This indeed comes as one of the best attractions of the hotel which lures maximum number of travelers to this hotel.

Source

Pakuan Ekspress




Kereta api Pakuan Ekspres adalah kereta api ekspres yang melayani koridor Jakarta (Jakarta Kota/tanah abang)-Bogor yang diluncurkan tahun 2000. Kereta api ini merupakan kereta rel listrik (KRL) ekspres pertama yang menggunakan fasilitas pendingin udara. Pakuan Ekspres menempuh jarak antara Bogor-Jakarta sepanjang 54 kilometer dalam waktu 45 menit. Pakuan Ekspres berhenti di stasiun Gondangdia, Stasiun Gambir, Juanda untuk tujuan Jakarta Kota. Sedangkan untuk tujuan Tanah Abang, Pakuan Ekspres berhenti di stasiun Bojonggede dan Sudirman. Nama kereta ini diambil dari kerajaan Pakuan Pajajaran. Pada tahun 2006 PJKA membeli 16 rangkaian baru dan rangkaian lama dijadikan kereta semi ekspres. kerta ini merupakan cikal bakal kereta berpenyejuk udara lainnya.

Source

Bandung Supermal




Bandung Supermal is the place where you will enjoy an endless array of shopping and entertainment experience in Bandung.

Find over 250 leading stores and Metro Department Store, the city’s first and only international-class department store. Come and be spoiled with the latest and the best in style, quality and service from top homegrown stores and international labels.

From Indonesian favorites to mouth-watering international foods, we have the menu for everyone. For romantic, hang out places and family gathering, visit the café and restaurants in every floor of the mall. BSM Food Court with more than 800 seating capacity and 30 outlets offering varieties of fast food and ethnic food. Don’t miss this food heaven when you visit BSM.

Kota Fantasi, the only in-door theme park in Bandung with over 20 major attractions and many more rides and games. Check out our 32-lane Grand Universal Bowling Alley too, here you can experience the latest in bowling and also biliiard at Planet Ultimate Pool Billiard, with food and entertainment to go with it. For the best in cinema entertainment, our 5-screen Cineplex offers the latest in THX system.

BSM is located at the center of Bandung, Jalan Gatot Subroto, only five minutes driving from Jalan Asia Afrika.

Bandung has never had it so good before. See you soon, at BSM.


Source

Safari Garden Hotel



This 4-star hotel is near from Taman Safari Indonesia, the Indonesia's international largest zoological park. 2 hours from Soekarno - Hatta International Airport through highway. 30 minutes from Bogor City.

A 24 hour Customer Service and Reception, Swimming Pool, Tennis Court, Mini Golf, Fitness Centre, Sauna, Karaoke, Billyard Pool, Playing Ground, Mini Golf, Outdoor Convention Hall, Bird Park, Fishing Pool, Souvenir Shop, Drug Store, and Business Centre.

Source

Novotel Bukit Tinggi


Novotel is located in the heart of the cultural highlands of Minangkabau, West Sumatra. Its perfect blend of oriental and Minangkabau architecture gives it a unique and comfortable atmosphere.

The guest rooms and outlets offer a magnificent view on the city, surrounding volcanoes and canyon. All of Bukittinggi is historical and cultural attractions are within walking distance from Novotel.

Real luxury means space ! Your resting area, 98 large rooms, air conditioning and baby beds, a desk unit, a color TV satellite, mini bar, a direct dial telephone, automatic wake up call, computer plug and restaurant room service. A home away from home whether you are traveling alone, with a partner, or with your children.

5 meeting rooms from 15 to 650 square meters with paperboards, 1 screen and 1 overhead, designed to welcome 12 to 800 persons at your needs. 110m2 celebration room, sized for 650 persons and designed for family meetings (weddings, anniversaries...).

The Restaurant Sianok, open from 6am. to midnight. For appetites big and small, whatever you desire, you can order every day a light snack or a full meal from a selection of simple varied dishes, suggestions of the day, regional specialties and wines. For a quick lunch or an ample dinner, Novotel wishes you bon appétit

Source